Rabu, 14 Juli 2010

PENDEKATAN SISTEMATIK DALAM PENILAIAN GANGGUAN ASAM BASA (ELECTROLIT IMBALANCE)


Awal kecurigaan klinis yang tinggi


  1. Teliti riwayat klinis dari perjalanan penyakit yang dapat menyebabkan EI


  1. Ini membutuhkan pengetahuan tentang patogenesis dari berbagai gejala EI


  2. Contohnya asidosis respiratorikmungkin dapat diperkirakan timbul pada penderita penyakit paru obstruksi menahun.


  1. Perhatikan tanda dan gejala klinis yang mengrah pada EI


  1. Sayang sekali banyak tanda dan gejala dari EI yang tidak jelas dan nonspesifik.


  2. Contoh pernafasan Kussmaul pada pasien diabetes dapat merupakan kompensasi pernafasan terhadap asidosis metabolik.


  1. Periksa hasil pemeriksaan lab untuk elektrolit dan data lainnya yang mengarah pada proses penyakit yang berkaitan dengan EI


  1. Contoh hipokalemia sering berkaitan dengan alkalosis metabolik


  2. Contoh peningkatan kadar kreatinin serum menunjukkan insufisiensi ginjal, dan insufisiensi serta gagal ginjal sering disertai asidosis metabolik.
Variabel-variabel asam basa untuk mengetahui tipe gangguan


  1. Periksa pH darah arteri untuk menentukan arah an besarnya EI.


  1. Jika menurun, passien mengalami asidemia dengan dua sebab yang mungkin; asidosis metabolik atau asidosis respirtorik.


  2. Jika meningkat, pasien mengalami alkalemia dengan dua sebab yang mungkin; alkalosis metabolik atau alkalosis respiratorik.


  3. Ingatlah bahwa kompensasi ginjal dan pernafasan jarang memulihkan kembali pH kembali normal, sehingga jika ditemukan pH yang normal meskipun ada perubahan dalam PaCO2 dan HCO3-, mungkin ada gangguan campuran; comtaohnya seorang pasien dengan asodosis respiratorik yang bercampur dengan alkalosis metabolik mungkin mempunyai pH yang normal.


  1. Perhatikan variabel pernafasan (PaCO2) dan metabolik (HCO3-) yang berhubungan dengan pH untuk mencoba mengetahui apakah gangguan primer bersifat respiratorik, metabolik, atau campuran.


  1. Apakah PaCO2 normal (40 mmHg) yang meningkat atau menurun?


  2. Apakah HCO3- normal (24 mEq/L), meningkat atau menurun? Apakah ada kelebihan atau kekurangan basa?


  3. Pada EI sederhana, PaCO2 dan HCO3- selalu berubah dalam arah yang sama


  4. Penyimpangan dari PaCO2 dan HCO3 dalam arah yang berlawanan menunjukkan EI campuran.


  5. Cobalah untuk menduga campuran primer dengan menghubungkan hasil pemeriksaan yang ditemukan dengan keadaan klinis.


  1. Perkirakan respon kompensatorik yang mungkin terjadi pada EI primer.


  1. Gunakan tabel untuk menentukan respon kompensatorik respiratorik atau metabolik yang diperkirakan bakal terjadi pada gangguan primer.


  2. Jika respon kompensatorik lebih berat atau ringan dariipada yang diperkirakan, mungkin ada EI campuran (normogram asam basa juga dapt digunakan untuk mengetahui EI campuran).


  3. Hitung selisih (gap) anion plasma. Jika meningkat (>16mEq/L), mungkin sekali terjadi asidosis metabolik.


  4. Bandingkan besarnya penurunan [HCO3-] plasma dengan peningkatan selisih anion; seharusnya sama besar. Jika peningkatan <>3-], mungkin komponen dari asidosis metabolik disebabkan oleh kehilangan HCO3-.vcjika peningkatan dari selisih anion jauh lebih besar dari pada penurunan [HCO3-], berarti ada alkalosis metabolik yanng menyertainya.


  1. Buat penafsiran tahap akhir.


  1. EI sederhana; akut (tidak terkompensasi) atau kronik (dengan sebagia atau sepenuhnya terkompensasi)


  2. EI campuran


  3. Asidosis metabolik dengan selisih anion normal atau lebar.

1 komentar:

  1. fontnya kecil bgt seiri, ngga kebaca olehku....

    BalasHapus

do not leave before say anything, please

follow me and i follow you, but don't forget to leave some coments at my post..