Tampilkan postingan dengan label Purple Candy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Purple Candy. Tampilkan semua postingan
Kamis, 18 April 2013
Kamis, 12 Juli 2012
Karya Wisata Dokter-Dokter RSUD Scholoo Keyen ke Kali Klaugin di Distrik Seremuk, Kabupaten Srong Selatan, Papua Barat (The Untold Exotica of Western Papua near Raja Ampat)
Diajak pergi ke Distrik (sebutan
wilayah setara dengan kecamatan di Kabupaten Sorong Selatan) Seremuk sama
dokter Puskesmas Seremuk yang suka berburu, dr. Yovanka Manuhutu. Kami yang
sedang tidak dinas; dr. Andre Ulaan, dr. Winston Wilson, dr. Endra Purnawan,
dr. Aloysius Alphonso, dr. Irwan Danon dan dr. Victor Lamerkabel sangat
antusias. Rutinitas di rumah sakit selama beberapa bulan terakhir hilang
karena mendapat suasana baru.
Sehari sebelum berangkat sudah beli
ayam dan persediaan makanan kecil serta minuman buat piknik di alam bebas . Jam
9 pagi sudah dijemput dengan mobil ambulans Puskesmas (PKM) Seremuk dan dengan riang gembira walau terkocok-kocok
di jalan yang berlobang-lobang dan kubangan di sana sini, jam 12 siang sudah
sampai di jembatan tempat kami akan mengganti alat transportasi dari mobil ambulans
digantikan dengan perahu kecil dengan
satu mesin.
Bapak Kepala PKM (Kapus) sendiri
yang mengemudikan perahu kecil itu. Ibu Kapus juga sudah siap dengan perbekalan
dan juga membawa si Urip burung paruh bengkok lima warna yang cantik namun
galak setengah mati. Oh iya, si Happy anjing betinaku juga dibawa buat berenang. Juga tak lupa kamera Sony DWS 180 kesayanganku juga dibawa serta. berikut ini adalah hasil jepretan kameraku, yang bukan kameraku ada diberi keterangan (karena emang pake kamera DSLR Canon EOS1100)
![]() |
| sampai di kali Klaugin dengan rombongan yang berdesakan di dalam ambulance PKM Seremuk... puyeng jugaaaa x_x untung nggak ada yang muntah hehehe |
Jumat, 06 Juli 2012
Petualangan ke Pulau Dom / Pulau Doom / Pulau Dum di Sorong propinsi Papua Barat
![]() |
| nyong Ambon yang satu ini dikira artis India (dr. Victor Lamerkabel) |
hello kawan
lama tidak up date postingan
tapi sayang sekali sekarang lagi nggak mood buat puisi
jadi mao cerita-cerita saja tentang beberapa perjalanan liburan dadakan ke Sorong
Udah 1 tahun lebih bertugas PTT Daerah di Kabupaten Sorong Selatan yang jauh, dinas pagi, siang dan malam tapi terus terang masih agak kurang mengekspolrasi daerah Sorong sendiri..
maklumlah, daerah Papua itu di mana-mana masalah transportasi amat susah
Senin, 12 September 2011
Dentingkan Lagi
Dentingkan padaku lagu itu yang ku ingin miliki
Yang walau sejak pagi tidak mau lagi bernyanyi
Dan hari-hari ini sunyi tanpa melodi
Aku ingin mendengarmu memetik gitar lagi
Di sini
...
Sajak sunyi berisi saat-saat yang telah pergi
Bisikkan saja (dengan suaramu) padaku walau sepi
Walau sebenarnya sudah tak kuingin lagi
Seperti masa-masa itu yang tak akan ingin kumengerti
Hanya padamu (jika bisa) lagu itu ingin kumiliki sekali lagi...
...
#purplecandy
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Yang walau sejak pagi tidak mau lagi bernyanyi
Dan hari-hari ini sunyi tanpa melodi
Aku ingin mendengarmu memetik gitar lagi
Di sini
...
Sajak sunyi berisi saat-saat yang telah pergi
Bisikkan saja (dengan suaramu) padaku walau sepi
Walau sebenarnya sudah tak kuingin lagi
Seperti masa-masa itu yang tak akan ingin kumengerti
Hanya padamu (jika bisa) lagu itu ingin kumiliki sekali lagi...
...
#purplecandy
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kamis, 25 Agustus 2011
Aku Ingin Memeluk Ketidaksempurnaan Realita dan Menginjak Mimpi
Mimpi-mimpi menjejali pandangan mataku,
mengkaburkan objektifitas...
Ahh Realita di mana gerangan dirimu?
Aku ingin memeluk ketidaksempurnaanmu dan menginjak mimpi
Harusnya mimpi ku remukkan
Setelah menjatuhkanku dari tingkap-tingkap langit damba yang merayu jiwa terbang bersamanya
Harusnya mimpi kuhempas dan berbalik menggenggam tanganmu yang apapun yang terjadi selalu setia menghapus airmata dan berbisik aku harus kuat melihat semuanya..
Sekarang, aku hanya ingin menangis di bahumu yang tak pernah memberikan kelembutan karena hidup selalu keras
Aku hanya ingin memeluk ketidaksempurnaanmu dan meremukkan mimpi-mimpi di kakiku
Sejenak melihat senyummu dan wajahmu yang penuh scar namun hangat berdetak adalah kehidupan
Ingin kuletakkan kepalaku di pangkuanmu dan bersama meresapi apa itu sepi dan nyeri dikalahkan hari
Ingin ku sandarkan diriku di dadamu dan bersama menyadari dan belajar mengerti apa itu terluka dan harus bangkit kembali
Hanya ijinkanlah....
(Wajah ini sembab bersimbah airmata di pangkuanmu...)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
mengkaburkan objektifitas...
Ahh Realita di mana gerangan dirimu?
Aku ingin memeluk ketidaksempurnaanmu dan menginjak mimpi
Harusnya mimpi ku remukkan
Setelah menjatuhkanku dari tingkap-tingkap langit damba yang merayu jiwa terbang bersamanya
Harusnya mimpi kuhempas dan berbalik menggenggam tanganmu yang apapun yang terjadi selalu setia menghapus airmata dan berbisik aku harus kuat melihat semuanya..
Sekarang, aku hanya ingin menangis di bahumu yang tak pernah memberikan kelembutan karena hidup selalu keras
Aku hanya ingin memeluk ketidaksempurnaanmu dan meremukkan mimpi-mimpi di kakiku
Sejenak melihat senyummu dan wajahmu yang penuh scar namun hangat berdetak adalah kehidupan
Ingin kuletakkan kepalaku di pangkuanmu dan bersama meresapi apa itu sepi dan nyeri dikalahkan hari
Ingin ku sandarkan diriku di dadamu dan bersama menyadari dan belajar mengerti apa itu terluka dan harus bangkit kembali
Hanya ijinkanlah....
(Wajah ini sembab bersimbah airmata di pangkuanmu...)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Minggu, 21 Agustus 2011
Sorong Selatan 22 Juli 2011
Angin mencuri rindu yang kuselip di antara pucuk-pucuk pagi
Dan mimpi-mimpi menuntunku berlari bersamanya
Apakah harus kuhadapkan gelora yang kuanggap tak ada
Sembari menikmati galau yang membuatku berpuisi lagi...
Ingin kukecup saja impian yang tak beraga itu
Yang begitu lucu dan lugu merayu-rayu dalam kalbu
Aku tertawa
Inikan tak seharusnya
Juga bunga-bunga padang biru tak seharusnya bersenandung seindah ini....
Semoga angin menerbangkan rinduku
Dan mimpi-mimpi menuntunku berlari bersamanya...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Dan mimpi-mimpi menuntunku berlari bersamanya
Apakah harus kuhadapkan gelora yang kuanggap tak ada
Sembari menikmati galau yang membuatku berpuisi lagi...
Ingin kukecup saja impian yang tak beraga itu
Yang begitu lucu dan lugu merayu-rayu dalam kalbu
Aku tertawa
Inikan tak seharusnya
Juga bunga-bunga padang biru tak seharusnya bersenandung seindah ini....
Semoga angin menerbangkan rinduku
Dan mimpi-mimpi menuntunku berlari bersamanya...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Selasa, 02 Agustus 2011
RSUD Scholoo Keyen Sorong Selatan, 25 Maret 2011
Sesaat hujan jatuh di sini
Gerimis senja yang diam-diam membasahi tanah
Aku tertegun memeluk rasa
Dalam dada yang entah gembira ataukah itu duka
Sesaat hujan terurai di sini
Gerimis senja yang diam-diam membasahi tanah
Aku bergelung menyembunyikan rasa
Dalam dada yang entah gembira ataukah itu duka
Gerimis senja yang diam-diam membasahi tanah
Aku tertegun memeluk rasa
Dalam dada yang entah gembira ataukah itu duka
Sesaat hujan terurai di sini
Gerimis senja yang diam-diam membasahi tanah
Aku bergelung menyembunyikan rasa
Dalam dada yang entah gembira ataukah itu duka
Kamis, 28 Juli 2011
Puisi dari tempat kerja (parade foto-foto dari RSUD Scholoo Keyen Sorong Selatan Papua Barat)
| Perawat lagi menyuntikkan serum anti tetanus kepada pasien vulnus ictum |
| Diskusi antara dr. Yohannes Paulus Winston sebagai Ketua Komite Medik RSUD Scholoo Keyen Sorong Selatan dengan dr. Andre Ulaan |
Minggu, 24 Juli 2011
Nyanyikan Padaku Rindu
Nyanyikan padaku rindu
Yang nyaris tenggelam dalam sendu
Tarikan itu di atas pelagi senja
Yang entah kapan lagi menghias gunda...
Kaulah sebuah rasa yang mungkin tak ingin kumulai
Walau seolah merayuku begitu rupa
Dengan damba yang perlahan-lahan kusukai
Namun diri tak akan pernah bergeming demi sebuah cerita yang tak mungkin..
Aku hanya ingin menyesap secawan embun di antara jemari cinta
Namun tetes-tetesnya melukai tanganku
Karena embun kali ini terlalu beku,
tajam mengiris rasa diri tanpa kata...
.
Yang nyaris tenggelam dalam sendu
Tarikan itu di atas pelagi senja
Yang entah kapan lagi menghias gunda...
Kaulah sebuah rasa yang mungkin tak ingin kumulai
Walau seolah merayuku begitu rupa
Dengan damba yang perlahan-lahan kusukai
Namun diri tak akan pernah bergeming demi sebuah cerita yang tak mungkin..
Aku hanya ingin menyesap secawan embun di antara jemari cinta
Namun tetes-tetesnya melukai tanganku
Karena embun kali ini terlalu beku,
tajam mengiris rasa diri tanpa kata...
.
Sabtu, 16 Juli 2011
Di Usai Sebuah Mimpi
Usai mimpi malam ini kuharap hatiku berubah..
di derai hujan dan berbalut dingin kuharap hatiku beku saja..
sampai besok mentari menyapa kita di peraduan masing-masing kuharap hatiku tak akan bergeming..
melepas segala ketidakjelasan dan setengah keputusasaan kuharap hatiku diam-diam saja..
mendengar detak waktu dihitung mundur dan menggantung resah di sela-sela canda... sudahlah..
anggap tak pernah ada ^^
Powered by Telkomsel BlackBerry®
di derai hujan dan berbalut dingin kuharap hatiku beku saja..
sampai besok mentari menyapa kita di peraduan masing-masing kuharap hatiku tak akan bergeming..
melepas segala ketidakjelasan dan setengah keputusasaan kuharap hatiku diam-diam saja..
mendengar detak waktu dihitung mundur dan menggantung resah di sela-sela canda... sudahlah..
anggap tak pernah ada ^^
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Langganan:
Postingan (Atom)


