Rabu, 30 Desember 2009

KAU




"Ku ingin genggam semua rindu
yang terbang ke arahku

dan hancurkan segala rasa
yang tengah mengaduk-aduk hatiku


kau
mengertikah?

Kau
tergantikanlah semua damba
yang tak pernah menjanji harap

dan ku mau mengubur seribu sepi
di teduh senyummu....


kau
hanya bayangmukah yang kucintai?
dalam gelap mimpi-mimpi
dan kabut khayalan tentangmu

kau
bayangmukah yang ku inginkan?

tinggalkanlah semua pertanyaan
jadi tanda-tanda semata

dan
ku terus bergulir dengan hidup
dalam bunga-bunga musim ini

mungkin akan berganti juga

namun kau...
bayangmukah yang kukagumi?"


love at the first sight is so complicated
tapi mo nyesal gimana?
andai waktu bisa diulang
I will choose never to.....

I just whising....

and till now
neva come true..





From Seiri

Kamis, 24 Desember 2009

Kau Usik Jiwaku Dengan Rindu

Kau usik jiwaku dengan rindu
kenangkan bayangmu selalu
di pelupuk mataku

Dan puisi-puisiku mengalir walau ragu
mengharu biru
karena rasa yang tumbuh
di celah-celah kosong hatiku...


Kau usik jiwaku dengan rindu
kenangkan tatapmu selalu
di pelupuk mataku

Dan di kalbu terus-menerus menggangguku
segalanya tentangmu
karena rasa yang tumbuh
di celah-celah sepi hatiku


Kau usik jiwaku dengan rindu
kenangkan senyummu selalu
di pelupuk mataku

Dan lagu-laguku berdenting walau kaku
membawakan harap beribu
karena rasa yang tumbuh
di celah-celah ragu hatiku....



missing him at..2nd day

Selasa, 22 Desember 2009

Mengapa Kau Gelisahkan Aku, ya Cinta?....."




"mengapa kau gelisahkan aku
ya cinta

dalam degub hari-hariku
kau terbitkan rindu
yang tak mau kupahami
di lajur detak-detak hidupku
yang selama ini tak pernah terusik lagi...


mengapa kau gelisahkan aku
ya cinta

dalam mimpi-mimpi malam-malam teduhku
kau hadirkan asa
beribu damba
di hening tidurku
yang selama ini tak pernah terusik lagi...


mengapa kau gelisahkan aku
ya cinta

dalam nada-nada simponi hatiku
kau nyanyikan berjuta sepi
yang berusaha ku kubur bersama waktu
di sudut-sudut gelap sukmaku
yang selama ini tak pernah terusik lagi...


mengapa kau gelisahkan aku
ya cinta

dalam tatapmu menggugah rasa
yang tak pedulikan jiwaku meronta
melawan ragu dalam kebisuan yang dingin
di ruang hampa sanubari
yang selama ini tak pernah terusik lagi...

jawablah...

mengapa kau gelisahkan aku
ya cinta?....."



Stase RS. R. W. Mongisidi, Teling (Bedah), 17 November 2008,
missing him at.. 1st day

Minggu, 20 Desember 2009

Dan Raguku Selalu Menghalang...




Kaulah resah
kutahankan segala rasa
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku menghalang segala gunda


Kaulah gunda
memenjara rindu di sisi jiwa
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku menghalang segala kata


kaulah kata
keluh dibisukan degub
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku menghalang segala rasa


kaulah rasa
mengacak-acak jiwa dengan cinta (?)
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku menghalang segala cintaku


kaukah cintaku?
dalam bingung hati gulana berkidung
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku selalu menghalang ku dekatmu..



Manado, 15 November 2008
sehabis Simposium Craniofacial
"Dan raguku selalu berujung sesal..."
c

Kamis, 17 Desember 2009

Puisi-Puisi (Rasa) yang Tak Tersampaikan

tyjftyj

puisi-puisi yang tak tersampaikan

tentang rindu yang nyata

akan cinta yang maya

pada bayang-bayang di bawah awan biru

langit-langit jingga kelabu

Kan ku simpan selalu dalam angan

berjejak mimpi-mimpi indah

dan bunga-bunga musim lalu yang kini harus berganti warna

kaupun harus berganti

bersama seribu senyuman samar-samar

dalam ragu yang menggantung selalu dibenakku

ya, gantikanlah dengan sejuta damba yang

tertunda dalam sepi di relung-relung jiwa

yang dulu sering gunda karenamu

lalu ku mau kau terlupakan saja

dalam nyanyian angin di bias warna-warna langit

dan dekap pesona bintang-bintang

yang tak pernah berhenti berubah

dan akhirilah semua dengan senyuman

pada kenyataan yang tak memihakku kali ini

dan dalam pelukan kedamaian ingin kuletakkan hatiku....





di tulis waktu Stase Ilmu Penyakit Dalam (Interna) RS R. W. Mongisidi, Juni 2008
waktu itu sama-sama alm.Lola Winarsih,SKed, dr. Rina Uli Sagala dan dr. Yulisah Rahma (yag waktu itu masih ko as)...jadi gara-gara alm  ngasih info yang salah makanya gw sedih n patah hati banget sampai tertuangkan lewat goresan ini.. Dan sesudah 4 bulan kemudian ternyata infony nggak seperti itu... duh duh kasiang jo ewww...
Ini di repost untuk mengenang alm....... (walau jelas ditulis untuk Ryu-san... sumimasen...)


 BTW Gambarnya diambil dari blognya seNja terima kasih untuk apresiasinya ya...

Juga ada award dari -Gek-


senangnya pas liat di side bar ada gambar award yang gw bikin dah di sebarkan sebagai tanda kasih di bulan Desember yang banyak hujan ini dan banyak yang sendu-sendu pula...
well guys... keep writing ya...
jia you...

Sabtu, 12 Desember 2009

L A R A




Lukiskan lara di atas secarik asa

ku menanti yang tak kunjung berganti

dalam harapku enggan sirnakan ragu

dan titik-titik embun bisukan kataku


kaulah kini berdiri di sudut hati

menyepikan galau dan seribu mimpi

kemudian waktu tak terelak jua

namun tak bisa  kuberikan walau hanya satu senyum



apakah kau tahu diriku sampai kini

.......... tersiksa ..........





Kamis, 10 Desember 2009

SENDIRI

ku benamkan kisah-kisah dalam hari-hari

di tidur malam ini...

semoga aku bisa bertemu dengan kedamaian

dan menikmati empuknya peraduan laut

Hatiku sangat ingin berkisah

namun bahasanya tak terpahami

yang kutahu,

aku sendiri.....




Aku persembahkan award buat My Blogger Friend 09:



3. Mbak Rin  
4. Maya 









Selasa, 08 Desember 2009

the poem

I saw many faces in my dream last night

from my very past and present mixed tight

Where did the faces of future hide?

Down to the darkest of unconsciousness they might

But morning set me up before the future sight.




Puisi ini gw cuman iseng aja membuatnya
cuman mo ngisi waktu doang n mau main kata2.. itu aja
maknanya sih menurut gw nggak special bangat
semua orang juga butuh suatu yang 'futuris'
well
nggak semua harus dimaknai dengan terlalu serius kan...


btw ada bola dari GEK "Angel on Earth" 



thank you yaa...

Sabtu, 05 Desember 2009

Ku getarkan sekali lagi



Ku getarkan sekali lagi
dawai rasa dalam gelisah
dan ragu yang menutup hatiku
pada pagi-pagi berembun rindu

Dan datang pada sebuah senyuman
yang terbit dalam sejuta gunda
kaulah kini mendamba hati
namun enggan bersambut genggam

Aku hanya ingin........
inginku yang selalu ragu tersampaikan
dengan sesak yang mengurung senyum-senyum

kaulah kini mendamba hati
dalam seribu rahasia lagu-lagu
dalam rindu bersalut ragu.......

kau,
apakah akan pernah tahu?






Di bagian BEDAH, stase Urologi -Oktober 2008-


 pertama kalinya dikasih award..
thanks ya special buat my bloggerfriend, May

kalo tentang puisi di atas juga re-post
dibuat tahun lalu, di suasana hati yang nggak terlalu mengenakkan
juga ada sedikit gerimis di sela-sela senja
memori dan memori..
(^^)V
salam sayang untukmu selalu..


.

Rabu, 02 Desember 2009

Malam ini...


 
 
Malam ini aku melirik pada rindu

yang selalu hinggap di pucuk-pucuk mimpi,

mencoba meneliti hati dan menghirup aroma

wangi bunga-bunga kecil di taman rasa

Lalu kutersenyum pada rindu yang

setia menanti di sisi-sisi hati,

"Pada siapa?" Ku tanyai dia

Namun rindu balas tersenyum seperti jauh di ujung sadar.

Rindu yang tak pernah menjawab

hanya menatapku bisu,

selalu..





gw sering menemukan rindu juga membingungkan..
tapi walau segala rasa bisa sangat membingungkan, 

semuanya harus bisa di atur biar nggak salah langka
pengendaliam diri itu penting,

'biar so rindu dkali, maar....."


walaupun kadang puisi terasa begitu rapuh,

namun ada banyak hal yang nggak biasa dikompromikan...

Minggu, 29 November 2009

Katakan pada...





Katakan pada rindu

tunggulah...


setelah hujan lewat


dan awan-awan berwarna biru




Katakan pada gunda


tunggulah...


setelah gerimis selesai


dan angin kembali menyapa pantai




Katakan pada rasa


tunggulah...


setelah embun berderai


dan surya tersenyum lagi


Ku akan ada di sisimu..

Kamis, 26 November 2009

Maafkan




Maafkan ku curi bayangmu


untuk temani aku di sini..



senyummu tempo hari untuk lipur lara hatiku


Sekali lagi maafkan


ku diam-diam berteduh dalam tatapmu


karena letihh meniti hari-hari sendiri...


Senyum Itu Ku Tunggu

Yang ingin ku ucap padamu


di pagi-pagi berembun sendu


jangan pernah hiraukan angin yang merayu


Namun senyum itu ku tunggu






Yang ingin ku kata padamu


di bawah mentari yang hampir selalu tertutup kelabu


jangan pernah hiraukan angin yang merayu


Namun hanya senyum itu ku tunggu










Yang ingin ku nyanyikan padamu


di teduh malam-malam berkabut rindu


jangan pernah hiraukan angin yang merayu


Walau hanya senyum itu ku tunggu

.

Rabu, 11 November 2009

Met Malam, Sayang....

Berbicaralah pada angin


dan senja yang tak akan pernah menjadi biru


Tak mau mengingat apa yang kutanyakan pada embun


dia yang diam dan berlalu dalam jingga





Sejujurnya pada sepi di wajahmu


telah sejenak membuatku lupa kalau


aku tak bisa terlalu jauh berlari menggapai


(walau bisa terlalu berani)


mengejar apa yang tak ada di jalanku


Walau telah menggebu harap dan hasrat


namun aku harus tahu itu.....




Rasa yang tak akan pernah ku ubah  menjadi kata


walau menggubah mimpi-mimpi


dan dawai hati sesaat melagu rindu


(hanya bisa diam-diam berpuisi pada wajah sepimu)


Ahh....


sejujurnya pada sepi di wajahmu


telah sejenak membuatku lupa apa itu....


Lalu....


Berbicaralah saja pada angin


dan senja yang tak akan pernah menjadi biru


Tak mau mengingat apa yang ku bicarakan pada embun


dan aku hanya mau diam dan berlalu dalam jingga....


"Met malam, Sayang...."

Harus Kutinggal

Bayang-bayang harus kutinggal


di belakang tanpa harus mengenangkan


tentangmu yang hanya sekilas pandang


Lupakan saja, jangan lagi dibayangkan..




Jangan pernah bertanya tentang beberapa hari yang berlalu


juga tatap dan harap yang tak kau tahu


tentangmu yang hanya sekilas pandang


lupakan saja, jangan lagi kukenang




Segalanya hanya mimpiku saja


bermain-main di pelupuk rasa


tentangmu yang hanya sekilas pandang


lupakan saja.... hanya lupakan


(pada hati kumohon lupakan........)




.

Senin, 09 November 2009

Rabu, 04 November 2009

Gundah...


Apakah gambarmu yang kali ini boleh ku bawa pergi?

tapi tolong halangi hatiku

untuk membuat jeda rindu

samar-samar

namun tenang merambati jiwa dan diri

Nampaknya ringan saja kutertawai diriku

tapi...

kau tak prnah rasai gundah di sini...
.

Rindu






Rindu hinggap di pucuk-pucuk hari


menghentak mimpi-mimpi


dan mengebaskan debu malam dari teras hati sanubari


Sayang,


aku tanpa menyadari terus mencari


tatap dan senyummu yang tempo hari


oh tolong...


aku ingin berhenti...


.

Galau berlabuh lagi............






Galau berlabuh lagi


karena hari tak terhenti


mendegub dadaku tapi sunyi


hatiku hanya ingin bersembunyi


menyimpan sepi


membungkus letih


Cinta, inginkah ku ganti?


melepas kisah yang telah menjadi sedih


Rindu, inginkah ku bagi?


aku tak tahu..........

Minggu, 01 November 2009

Di Sela-sela Aplastic Anemia and Idiopathic Trombositopenic Purpura






Bisa bisanya nonton bareng di tempat kost ku yang baru dan adem dan lebih murah..
suasananya seru abis dengan anak-anak Farmasi, cewek-cewek yang nggak ada acara n pada had lonely saturday night like I... hehehehe
dari pada terus meringis karena pipi bengkak usai cabut molar I bawah gw yang sudah 12 tahun ini kena caries dan (herannya) masih gw sayang-sayang supaya nggak usah ke dokter gigi, lebih baik beli DVD n nonton kekocakan Sandra Bullock...
Filmnya sih biasa aja, namun gw juga cuman cari hiburan dan untuk mengalihkan kegalauan yang akhir-akhir ini hinggap.
Lagi bingung menyikapi rasa dan hati dan pikiran dan memori yang enggan gw lepas...
Nah, nantinya niy, gw mau nonton sendiri film2 lain yang gw barusan beli.
lebih enak nonton DVD dari pada di TO, selain dari komitmen gw yang sudah 15 tahun ini nggak pernah nginjak bioskop, gw lebih leluasa nonton DVD coz bisa gw setop n rewind semau gw ataupun gw forward jika filmnya berjalan monoton...
Genre film yang gw minati sih beragam, tapi yang paling penting adalah gaya ceritanya dan sinematografinya yang baguslah, juga yang nggak kalah penting adalah aktingnya yang nggak norak kayak kebanyakan sinetron Indonesia..
Jadi gw lebih suka nonton film Holliwood yang masuk akal dan menghibur...
Ummh kalo film horor, gw paling selektif coz nggak mau abis nonton gw malah jadi terkuras n kecape'an.
Film horor Indonesia sih nggak ada apa-apanya dengan film horor Holliwood ato Thailand yang 'isi'nya 'kuat' n menguras energi banget....(nggak mau dibahas di sini)



paling suka adegan yang ini,
orang sombong yang akhirnya takluk karena cinta...
(koq jadi nausea ya? metoclopramide extra, please?)

Selasa, 27 Oktober 2009

Cinta Menyentuh...

Aku bertanya pada rembulan di balik awan-awan malam

Mengapa cinta selalu menyentuhku dalam


tak pernah hanya berbisik dan diam


lalu membuatku tak bisa bercanda dan bungkam.....


Mengapa harus terus mengharap dalam hatinya yang terajam

asa yang tak pernah menyentuh nyata dan terbelenggu kenangan silam 

apakah hanya kan ku bawa embun-embun malam

pada hatiku yang tertawan terikat dan lebam

yang sejenak dahaga hilang tapi kembali kembali kecut kering menghujam...


Tolong lepaskan aku dari kabut sepi temaram

Cinta yang selalu menyentuhku dalam

tak pernah hanya lewat dan selalu mengusik diam

mengorek perihku dan aku bungkam...


Tolong hentikan hatiku merasai rindu dendam

dan sirnakan bayangmu dan semua tentangmu yang ku ingin padam

biarkan hatiku sedikit saja menikmati tetram

walau tangan ini  tiada cinta yang erat mengenggam


Aku ini lelah hati di dalam

Mengapa cinta selalu menyentuhku dalam

dan kali ini pun aku hanya bisa tinggal diam....

walau kucoba titipkan padanya salam:


"salahkah aku jika mencintai begini lama dan dalam??"..

.

Minggu, 25 Oktober 2009

Galau....


perasaan ini apa namanya
ku takut untuk menyebut apa namanya
bukan karena ku takut salah
tetapi ku takut benar apa yang kurasa
pedih yang menghujam di sanubariku
hancurkan keyakinan yang menjadi kekuatanku
aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
untuk sekian kali namun kali ini ku galau
bukan karena ku takut salah
tetapi ku takut benar apa yang kurasa
aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
untuk sekian kali namun kali ini ku galau
pedih yang menghujam di sanubariku
hancurkan keyakinan yang menjadi kekuatanku
aku jatuh lagi sekali lagi jatuh
untuk sekian kali namun kali ini aku galau
galau…

Galau by Titi DJ
.

Senin, 19 Oktober 2009

Wajah Sepi


Wajah sepimu pagi ini


membuatku ingin kembali memeluk rasa


walau lapisan embun telah tertutup debu hari ini


kenapa tidak benamkan saja lara hati


jangan disimpan lagi


dan jangan sungkan untuk menertawai asa


dan menggodai hati yang kecut terciprat rasa


.

Minggu, 11 Oktober 2009

Kita Tak Pernah Benar-Benar Bertemu





” Sesaat setelah hujan redah
ternyata aku bisa juga melihat bayangan itu
dan kemudian tak bisa berkata apapun
tak bisa tersenyum apalagi mendesah sekalipun
Entahlah…
aku juga bingung kenapa ku bernyanyi di bawah bintang-bintang namun mengabaikan bayangan embun yang kunyanyikan….
Ummmmhhh………..
Mungkin lebih baik lupakanlah, Sayang
Bayang-bayang yang ku sayang
selama ini terbuai angan dan hasrat yang bercampur mimpi-mimpi waktu lalu

Kita ternyata tak pernah bertemu
aku terlalu takut mencintai lagi dan kau terlalu ragu
aku terlalu terlalu cepat menyimpul rasa dan kau terlalu jauh
aku terlalu berani mencuri bayangmu dan kau masih terlalu jauh
aku terlalu banyak menulis puisi dan kau terlalu takut salah
aku terlalu takut tersakiti lagi dan kau terlalu tak bisa disentuh
aku terlalu berpura-pura tak tahu dan kau terlalu angkuh
aku terlalu menghina resiko dan kau terlalu acuh
aku kemudian terlalu cemburu dan kau terlalu tak tersentuh
aku terlalu berani mengungkap rasa dan kau menjadi terlalu kaku
aku terlalu banyak merindu dan kau terlalu gagu
aku terlalu jauh berlari dan kau terlalu tak mau tahu
aku terlalu banyak berkata-kata dan kau diam seribu bahasa
aku terlalu terhanyut rasa dan kau terlalu beku
dan aku ngilu membeku
tak sanggup mengangkat muka dan memberimu senyum (yang ku simpan sejak dulu)
maafkan…
ternyata aku terlalu terluka…
Tak tahu kapan luka ini akan menyudah
tapi sudahlah…
Kita ternyata tak pernah benar-benar bertemu
Sayang,
kusesalkan warna merah jambu yang waktu itu menghias rasa
Mengapa tak jadi angin yang diabaikan
atau bayang-bayang di bawah malam yang tak tergapaikan
atau kayu yang diabukan api
atau awan yang dilenyapkan hujan
Mengapa cintaku tak sesederhana harapku????”
….
….

Jumat, 2 Oktober 2009




Kutaruh puisi-puisiku dekat jantungku


yang bedegub di nada-nada hari


akhir-akhir ini tak terhampiri


gembira di awan-awan putih


sampai tadi kau kulihat lagi


Hari ini 


seperti dua tahun telah berganti


dan tak kuharap kembali


dan ku taruh puisi-puisiku dekat jantungku..


.

Senin, 05 Oktober 2009

10 November 2008. Aku jatuh cinta pada embun





Aku jatuh cinta pada embun


yang diam-diam hadir mengiring pagi


titik-titik yang cemerlang menyapa hati


menyentuh rasa


dan menggugah jiwa


Kutahu ku tak bisa mengharap damba


embun-embun yang jatuh lenyap di tanah basah


dan ku tahu ku tak bisa menaut rindu belaka


embun-embun yang jatuh lenyap tak bersisa


akupun tahu aku tak bisa memberi terlalu banyak cinta


embun-embun yang jatuh lenyap tanpa kata


juga ku tahu ku tak bisa menghapus dahaga


embun-embun yang jatuh lenyap dalam senyap


(melukai kasih ini tanpa rasa)


Namun.....


Aku jatuh cinta pada embun


yang diam-diam hadir mengantar malam


titik-titik yang bisu menyapa hati


menyayangi rasa


dan mengisi jiwa tanpa kuduga....

.

Manado, 29 September 2009. A nigth shift at IMC-Neurology





Waktu bergulir


dan angin tak menyisakan warna


apa hendak dikata


cinta tak pernah kumengerti mengapa


kembali bangkit dan menyesah rasa





Waktu bergulir



dan hujan tak meninggalkan jejak


apa hendak ku kata


cinta tak pernah kumengerti mengapa


menyapa jiwa dalam mimpi belaka




Waktu bergulir


dan embun adalah yang tersisa


apa hendak kau kata


cinta tak perna kumengeri mengapa


menyuguh harap yang susah kupercaya

Sabtu, 26 September 2009

Mengapa kau membuatku






Mengapa kau membuatku


membacakan puisi di bawah bintang-bintang


dan mengheningkan rindu


di bawah bayang-bayang senja yang panjang






kibaskan kata-kataku


jangan pernah mau tahu


rindu......


lepaskan bayang-bayangmu


dan jangan pernah mau terayu


rindu......




kucoba terus diam dalam hasratku


menepuk-nepuk debu kenangan di teras hatiku


lalu pergi menyendiri di ruang biru


Ah... kekasih yang tak tersentuh...




mengapa kau membuatku


membacakan puisi di bawah bintang-bintang


dan mengheningkan rindu


di bawah bayang-bayang rembulan......






.

Senin, 21 September 2009

Katakan Apa

Katakan apa yang bisa ku harapkan 


dari embun pagi yang datang dan pergi



mengapa hanya membuatku sedih


dengan senyumnya yang penuh misteri



menyejukkan jiwa yang sepi


dan kemudian pergi











Katakan apa yang bisa kuharapkan


dari gerimis yang datang dan pergi


mengapa hanya membuatku sedih


dengan tatapnya yang penuh misteri


menyirami jiwa yang sepi


dan kemudian pergi




 

katakan apa yang bisa kuharapkan


dari hujan musim ini yang datang dan pergi


mengapa hanya membuatku sedih


dengan hadirnya yang penuh misteri


menyenyuh jiwa yang sepi


dan kemudian pergi.....



.


Minggu, 13 September 2009

a note I had left behind on November 2008













I like to get out from a noisy room
and walk together outside only with him,
I'm (was) in love with him.


When I am together with him,
I pretend to ignore him.
But when he is not around me,
I might look around to find him.
At that moment,
I'm (was) in love.


Although there is someone else
who always makes me laugh,
my eyes and attention might go only to him.
Then, I'm (was) in love with him...


Although him supposes to call/message  me a long ago
to let me know him safe arriving at home,
my phone is quiet.
Then, I realize that I am in panic for the waiting.
At that moment,
I am (was) in love with him.


When I look at a group picture,
I might rather look for him
(to know who was next to him or how he look like in that picture)
than look for myself.
Then, I realize that
I am (was) in love with him.


If I'm much more excited for one short
e-mail/SMS from him than other many long e-mails/SMSs,
I am (was) in love with him.


When I find myself who can not erase full of messages
in my answering machine
for one message from him,
I am (was) in love.


When i get a couple of free movie tickets,
I would not hesitate to think of him.
Then, I am (was) in love.


I keep telling myself,
"He is just a friend,"
but I realize that I can not help avoiding
the special attraction from him.
At that moment,
I am (was) in love with him.


While I am writing this mail,
someone appear in my mind, and
I am (was) deeply in love with him.
Question now is...
who am I thinking of?
he he he.





.
(a note I had left behind on November 2008
got from my friend's buletin at Friendster.com
I do never know who was the writer
but this notes was mirroring my feeling that moment
I do ever in "in love" state last year n would never be the same this year)

(^^)V

Kamis, 10 September 2009

Kudengarkan hening


 
Kudengarkan hening

menggubahkanku lagu rindu

pada kasih yang masih jauh

juga sayup-sayupnya sampai ke telingaku

dalam bisu

ku tersenyum dan tak mau mengaku

bahwa yang kutahu nadamu sendu



Palingkanlah rindu dari padaku

dan tarikanlah jiwa yang terus mengeluh

ku akan menyimpannya lagi tak tersentuh

walau jantung dan hati dan rasa berpeluh kau tabuh



Palingkanlah rindu dari padaku

dan kumandangkanlah damba bergema di kalbu selalu

ku akan menyimpannya lagi tak tersentuh

Walau hati dan jantung dan rasa kau degub dan luruh



Salahkah kalau aku tak mau tahu

tak mau mencicip hasrat sajian sang waktu di jarak temu

oh  tolong jangan salahkan aku

karena diri pengecutku bangakit dan menuduh

uughhhh........



Kudengarkan hening

menggubahkanku lagu rindu

pada kekasih yang masih jauh

hanya sayup-sayupnya sampai di telingaku

dalam bisu

ku tersipu dan tak mau mengaku

bahwa yang kutahu nadaku sendu menunggu

.

Tangan-tanganku meraba....





Tangan-tanganku meraba mencari hangat-Mu

jiwaku gemetar dan air mataku luruh dalam rindu


Diri-Mu dan semua tentang-Mu mendahagakanku selalu


Oh.... bukan cuma tangan-tanganku


tapi seluruh diriku bergemuruh mencari-Mu


oh TUHAN-ku....


.

Smile




Bebaskanlah hati dari belitan ketidakmengertian


atau tangkupkan lara yang jauh dari perhatian


lalu hempaskan!!..........






Jangan pernah serahkan hidup dalam tangan kematian


berlarilah segera mengejar keabadian


dan jangan pernah lepaskan..........


(stase TIO, Bag. IP Mata. Manado, 10 September 2009)

Selasa, 08 September 2009

PRINSIP-PRINSIP OPERASI : ANTISEPSIS, TEHNIK, JAHITAN DAN DRAINASE


        Konsep Lister bahwa infeksi operasi disebabkan oleh masuknya bakteri ke luka, tidak terbukti. Tidak mungkin untuk mensterilkan kulit. Dalam rumah sakit, bakteri sepintas pada permukaan kulit cenderung patogen dan terdapat di dalam folikel rambut serta kelenjar keringat dan sebasea pasien dan ahli bedah. Selama bertahun-tahun, kulit dibersihkan dengan penggosokkan yang menggunakan sabun hijau (10-15 menit) diikuti dengan pengolesan etil alkohol 70%. Selama operasi, bakteri dapat keluar dari pori-pori pasien atau ahli bedah, yang mengkontaminasi kulit. Dahulu, heksaklorofen diperkenalkan sebagai anti septic yang sangat bakterisidal, membentuk lapisan tipis pada kulit yang aktif selama beberapa jam. Bahan ini juga ideal untuk menggosok tangan ahli bedah, karena lapisan ini tetap tinggal untuk waktu yang lama dan gerak menggosok berulang kali membentuk lapisan antiseptic

follow me and i follow you, but don't forget to leave some coments at my post..