Minggu, 20 Desember 2009

Dan Raguku Selalu Menghalang...




Kaulah resah
kutahankan segala rasa
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku menghalang segala gunda


Kaulah gunda
memenjara rindu di sisi jiwa
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku menghalang segala kata


kaulah kata
keluh dibisukan degub
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku menghalang segala rasa


kaulah rasa
mengacak-acak jiwa dengan cinta (?)
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku menghalang segala cintaku


kaukah cintaku?
dalam bingung hati gulana berkidung
lalu hampa berlari menggapai
dan raguku selalu menghalang ku dekatmu..



Manado, 15 November 2008
sehabis Simposium Craniofacial
"Dan raguku selalu berujung sesal..."
c

15 komentar:

  1. Thanks.. Tapi neng gmn kalau letak juga di blog list nya nneg. Ntar saya letak juga di blog list sya..

    Thanks Before

    BalasHapus
  2. sajak indah di akhir pekan. aku mampir berlama-lama membacamu, puitikamu yang estetis.

    BalasHapus
  3. @Rangga:Trimss.. (^^)

    @Laksamana Embun: Ohh okay.... sip... (^_*)

    BalasHapus
  4. @Mas Ivan: *bersemu*
    makasih ya mas....
    bikin puisi emang sama memuaskan dengan minum kopi... (^_*)

    BalasHapus
  5. bagus :)
    cuma saya agak bingung, gunda itu artinya apa? saya taunay gundah :)

    salam knal juga ya ^_^

    BalasHapus
  6. Hmmmm, sepertinya Shin-kun sudah menemukan tempat yang bisa Shin-kun kunjungi di kala butuh inspirasi... nice poem... :)

    BalasHapus
  7. hi.. jangan ragu...
    luahkan aja yang terbuku di jiwa.

    BalasHapus
  8. nice poem...
    bikin betah di sini..

    BalasHapus
  9. ke mana kita akan melangkah, jika ragu selalu ada?!
    sementara waktu terus berlalu
    kita selalu mengejar
    ataukah kita merasa terkejar olehnya?!
    pada akhirnya kita harus memilih...

    BalasHapus
  10. @Ra-kun: thanks koreksinya...
    (dari dulu Seiri sering dimarahi bu guru karena suka lupa nulis huruf 'h'di kata-kata yang membutuhkannya....)

    hehehe

    BalasHapus
  11. @Shin-kun: selamat datang di blogku yang melow...
    semoga dapat inspirasinya... (^^)

    @Setia: iya, Mbak. terimakasih supportnya..

    @ Anonim: thanks..

    BalasHapus
  12. @Nuansa Pena: terima kasih...

    @Yans: biarlah waktu yang memaksaku untuk memilih...karena mengalahkan ragu terlalu berat dan perih bagiku..

    BalasHapus

do not leave before say anything, please

follow me and i follow you, but don't forget to leave some coments at my post..