Kamis, 25 November 2010

Sebuah Puisi Lama




Ceritakanlah kembali padaku

Kisah yang tak kumengerti itu,

Lalu sampirkan harap nan terawang

Di langit penuh awan yang sebentar lagi

Menjadi gerimis di sisimu



Kau tahu,

Embun yang tadi pagi mengungkap rinduku

Dan sayap-sayap pagi bangunkan rasaku

Mengeliatkan gunda dalam semerbak sepiku

Di dalam diri yang kau buat tak tentu

Sejak saat itu



Kau tahu,

Bingung kukidungkan dalam seribu satu ragu

Tentangmu dan tentang hatiku

Begitu dekatnya bayanganmu sampai ku pikir kau selalu di tepian rasa yang syahdu

Namun kemudian jiwaku memulai sendu

Di kelabu batas laut yang hampir tiap hari berselimut kabut



Kau tahu,

Dukaku dalam damba tak teruraikan haru

Dan apa yang bisa ku berikan pada rinduku

Selain bayanganmu yang selalu samar ku seduh

Dari mimpi-mimpi dan canda tawa semu



Kau tahu,

Kini kuletih berlari dari rasaku

Cintakah yang selalu bertemu dalam bisu

Atau hanya semata gubahan khayalku

Di kisi-kisi sunyi dalam sukma yang menggaung dan beku

Dan semua itu kuakui milikmu……



Kau mungkin tak pernah mau tahu…

22 komentar:

  1. dikasih tau donk sist, jadi biar langsung tau ^^

    nice poem ^^

    BalasHapus
  2. membaca ini..seperti membaca kisahku sendiri...samakah rasa itu mba?

    BalasHapus
  3. Satu lagi puisi indah yang saya
    baca di blog anda yang menarik ini.

    Selamat menikmati akhir pekan bersama
    orang-orang yang anda kasihi.

    Harry

    BalasHapus
  4. mungkin....
    Kau tak pernah tau seperti apa aku menyanyagimu,
    hanya dalam sendiriku,
    kueja lagu tentang rinduku bersama mu,
    hingga kadang aku tak tau apa mau hati ku.


    nice post sis

    BalasHapus
  5. cinta bertepuk sebelah tangan ya?

    BalasHapus
  6. Wawah cinta bertepuk sebelah tangan, mungkin butuh pengorbanan panjang untuk meraih sebuah impian. Ehhh tu pantai apa danau ya cakep kayaknya berwisata di situ.

    Salam kenal dari bloger lombok utara, di tunggu kunjungan baliknya ke http://7og4nk.blogspot.com find the real place for your vacation. trusted

    BalasHapus
  7. sesamar apapun bayangan yang dihadirkan oleh cinta
    Sesemu apapun tawa yang ada
    dan sekelabu apappun cuaca yang dihadirkan oleh cinta
    tapi sering kali kita tetap bertahan pada keadaan yang kadang sangat tak kita sukai ini,,,,

    nice post :)

    BalasHapus
  8. duh menyedihkan.....
    masa sih ga mau tau...
    apa ndak punya perasaan kali ya...

    BalasHapus
  9. modelnya bagus, kelihatan sedikit garis hitam dipunggungnya...ada sensasi occulomotorius? hihihi...

    BalasHapus
  10. ah puisi lama yg mendayu mengusik kalbu..tq 4 share :)

    BalasHapus
  11. duhh puisi dan fotonya nyatuuuu bgt.. kayaknya puisinya sama dengan kondisi hati sekarang jg mbak.

    BalasHapus
  12. Puisi nya indah...Modelnya juga bagus...apalagi kalo dari depan...hehe

    BalasHapus
  13. foto dimana ne mbak? Kapan-kapan foto juga dong ane,hehe..

    BalasHapus
  14. beground fotonya keren kayaknya pantainya masih alami yh mb', semoga saja ia tahu dengan apa yang mb' rasakan

    BalasHapus
  15. Menyedihkan banget critanya ya mbak..
    nyebelin kalo yang dicintai gak tahu atau gak mau tahu..

    BalasHapus
  16. selain puisinya indah, pose modelnya jg menarik..salam :)

    BalasHapus
  17. mungkin dia bukannya tidak mau tahu tp emang ndak tw saja :D

    BalasHapus
  18. Sungguh puisi lama yang indah dan saya menikmatinya. Membacanya seperti menemui kerinduan yang dalam.
    Salam saya.. .

    BalasHapus
  19. iya deh, aku gak mau tahu ah...
    hihihi...
    :D
    biar km aja yg tahu
    :)

    BalasHapus
  20. hmm semoga tau huhu sediihh

    BalasHapus

do not leave before say anything, please

follow me and i follow you, but don't forget to leave some coments at my post..